Jan 8, 2009

Air mata darah sekalipun tidak akan kembalikan nyawa Muhammad Al-Durrah.

Saat Daddy aku meninggal dunia dulu pada tahun 2003, seorang teman baikku memberitahu supaya aku memandu ke Kampar, Perak dari Kuala Lumpur dengan tenang sambil mendengar sebuah lagu ini kerana katanya aku kena sabar sebab ada yang lebih teruk daripada aku.

Perjalanan aku ke Kampar dibanjiri air mata aku. Dan aku dengar lagu itu kerana memang aku tahu, kalau aku Al-Durrah, sedih aku lagi bukan kepalang.

Lalu aku dengar lagu yang liriknya ini:

M Nasir ( M Nasir / S Amin Shahab)

Masirah

Suara duka angin Gazza
Gegar jantung bumi kita
Nyawa anak di hujung senjata
Tangisan bonda hanya sia-sia

Masirah anak al-durrah
Netzarim bermandi darah
Begitu megah mata memandang dusta
Masirah dalam amarah
Hilang kalam kebenaran
Kudrat alam hanya menjadi rebutan

Berbaris-barislah ke satu arah
Jangan sampai berpisah menyusun langkah
Mencari-cari erti kedamaian
Di dalam jiwa tersirat jawapan

Masirah anak al-durrah
Netzarim lambang perjuangan
Kita menanti tangan pembelaan

Masirah dalam amarah
Hilang kalam kebenaran
Kudrat alam hanya menjadi rebutan

Masirah anak al-durrah
Netzarim lambang perjuangan
Kita menanti (kita menanti) tangan pembelaan
Masih menanti tangan pembelaan

Ini apa yang berlaku di Palestine pada 2000. Aku nak korang semua ingat visual ini. Aku merayu korang luangkan lebih kurang 5 minit untuk melihat di bawah ini:




Doalah...inilah masa untuk kita semua berdoa.

Aku tak tahu nak kata apa lagi.

16 comments:

Kak Teh said...

Ya, masanya kita semua berdoa. Insyaallah.

kay_leeda said...

Salams,

Lirik yang menghiris hati dan perasaan. I can't watch any more. It's too heart wrenching.

Pray we must...

aaron said...

Please post this on your blog, MERCY is now in Gaza and they are running out of fund now, for more info you can also visit : yasminthefilmmaker.blogspot.com

MERCY MALAYSIA PALESTINE RELIEF FUND www.mercy.org.my

( Please make cheques payable to MERCY MALAYSIA. CIMB account number: 1424-000-6561053. For more information, please contact 03-2273 3999. )

"No amount is too small, and will be gratefully received."

thanks

Z said...

video klip itu popular juga kan. selalu dipertontonkan di kem motivasi etc. menyayat hati. aduh.

anyss said...

Doa saja tak cukup. Apa kata sama-sama kita hulur beberapa ringgit yang kita bazirkan untuk merokok, ataupun tengok wayang, ataupun beli vcd cetak rompak tu untuk sama-sama hulurkan sumbangan.
Juga jangan lupa, BOIKOT barangan yang sepatutnya. Serangan ekonomi lebih besar kesannya. Kalau tak makan KFC, McD, Pizza Hut atau pun guna barangan buatan MELAUN dunia tu, kita akan mati ke? Bukankah masih banyak lagi alternatif yang kita ada?
Jangan warm warm chicken shit udah lerrrrr hu hu hu

fynn jamal said...

"inilah masanya utk berdoa"

subhanallah.
beautiful.

mariam said...

tak terkata...
hanya linangan airmata yg ada...
pedih sungguh hati...

al-fatihah...

Schafyzcha El Yahiya said...

Insyaallah.. Syahid menanti mereka yang terkorban.. Amin..

zaidharis said...

pertama,
aku tetap akan sokong atas usaha untuk selamatkan palestin,

kedua,
blog kau mengingatkan aku kepada abang aku,
bimbo,

http://takes5.firdauz.my/

dan aku memulakan dengan,
salam perkenalan

LadyMephis said...

I chanced upon this link while going through the vids of Muhammad Al-Durrah while reading through your writing. It could be an eye-opener to the other side of the story.

http://www.youtube.com/watch?v=DzsCBFhCsyY&feature=related

Regardless of whether the truth shows that he is really gone or not,the fact is, we have to move on. Currently, those childrens who are still alive right now are the ones we should assure terrible events like this won't happen to them. Kita panjangkan doa untuk keselamatan mereka dibumi dan akhirat. Al-fatihah.

Obefiend said...

lady memphis i agree with your POV. the one alive are the ones that needed to be attended to at the moment. this kid died. but he is prolly in heaven so no need to share his death vids all over the world. isnt it taboo to show videos of dead people anyway?

Hazri said...

Yahudi claims that they launched guided missiles and rockets to targeted locations to neutralize terrorists. And those yang terkorban adalah kanak-kanak, wanita dan warga tua, so the conclusion is their guided missiles and rockets are guided to kill innocent life.

Fuck Yahudi and America.

Rima Adams said...

Omg Sani I totally remembered this video, it was years ago and was shown on the news. Live lagi...Sedih sangat!

ayau aka BEkMEnG said...

mengalah bukan bererti kalah wahai HAMAS

ayau aka BEkMEnG said...

ISrael you are just lucky coz these ARABS selfish race in this world...kalau ini terjadi pada orang MElayu...israel pasti mati

ayau aka BEkMEnG said...

just remember MAY 13 1969..malays stayed together (malay including frm indonesia) and fight the chinese

Jan 8, 2009

Air mata darah sekalipun tidak akan kembalikan nyawa Muhammad Al-Durrah.

Saat Daddy aku meninggal dunia dulu pada tahun 2003, seorang teman baikku memberitahu supaya aku memandu ke Kampar, Perak dari Kuala Lumpur dengan tenang sambil mendengar sebuah lagu ini kerana katanya aku kena sabar sebab ada yang lebih teruk daripada aku.

Perjalanan aku ke Kampar dibanjiri air mata aku. Dan aku dengar lagu itu kerana memang aku tahu, kalau aku Al-Durrah, sedih aku lagi bukan kepalang.

Lalu aku dengar lagu yang liriknya ini:

M Nasir ( M Nasir / S Amin Shahab)

Masirah

Suara duka angin Gazza
Gegar jantung bumi kita
Nyawa anak di hujung senjata
Tangisan bonda hanya sia-sia

Masirah anak al-durrah
Netzarim bermandi darah
Begitu megah mata memandang dusta
Masirah dalam amarah
Hilang kalam kebenaran
Kudrat alam hanya menjadi rebutan

Berbaris-barislah ke satu arah
Jangan sampai berpisah menyusun langkah
Mencari-cari erti kedamaian
Di dalam jiwa tersirat jawapan

Masirah anak al-durrah
Netzarim lambang perjuangan
Kita menanti tangan pembelaan

Masirah dalam amarah
Hilang kalam kebenaran
Kudrat alam hanya menjadi rebutan

Masirah anak al-durrah
Netzarim lambang perjuangan
Kita menanti (kita menanti) tangan pembelaan
Masih menanti tangan pembelaan

Ini apa yang berlaku di Palestine pada 2000. Aku nak korang semua ingat visual ini. Aku merayu korang luangkan lebih kurang 5 minit untuk melihat di bawah ini:




Doalah...inilah masa untuk kita semua berdoa.

Aku tak tahu nak kata apa lagi.

16 comments:

Kak Teh said...

Ya, masanya kita semua berdoa. Insyaallah.

kay_leeda said...

Salams,

Lirik yang menghiris hati dan perasaan. I can't watch any more. It's too heart wrenching.

Pray we must...

aaron said...

Please post this on your blog, MERCY is now in Gaza and they are running out of fund now, for more info you can also visit : yasminthefilmmaker.blogspot.com

MERCY MALAYSIA PALESTINE RELIEF FUND www.mercy.org.my

( Please make cheques payable to MERCY MALAYSIA. CIMB account number: 1424-000-6561053. For more information, please contact 03-2273 3999. )

"No amount is too small, and will be gratefully received."

thanks

Z said...

video klip itu popular juga kan. selalu dipertontonkan di kem motivasi etc. menyayat hati. aduh.

anyss said...

Doa saja tak cukup. Apa kata sama-sama kita hulur beberapa ringgit yang kita bazirkan untuk merokok, ataupun tengok wayang, ataupun beli vcd cetak rompak tu untuk sama-sama hulurkan sumbangan.
Juga jangan lupa, BOIKOT barangan yang sepatutnya. Serangan ekonomi lebih besar kesannya. Kalau tak makan KFC, McD, Pizza Hut atau pun guna barangan buatan MELAUN dunia tu, kita akan mati ke? Bukankah masih banyak lagi alternatif yang kita ada?
Jangan warm warm chicken shit udah lerrrrr hu hu hu

fynn jamal said...

"inilah masanya utk berdoa"

subhanallah.
beautiful.

mariam said...

tak terkata...
hanya linangan airmata yg ada...
pedih sungguh hati...

al-fatihah...

Schafyzcha El Yahiya said...

Insyaallah.. Syahid menanti mereka yang terkorban.. Amin..

zaidharis said...

pertama,
aku tetap akan sokong atas usaha untuk selamatkan palestin,

kedua,
blog kau mengingatkan aku kepada abang aku,
bimbo,

http://takes5.firdauz.my/

dan aku memulakan dengan,
salam perkenalan

LadyMephis said...

I chanced upon this link while going through the vids of Muhammad Al-Durrah while reading through your writing. It could be an eye-opener to the other side of the story.

http://www.youtube.com/watch?v=DzsCBFhCsyY&feature=related

Regardless of whether the truth shows that he is really gone or not,the fact is, we have to move on. Currently, those childrens who are still alive right now are the ones we should assure terrible events like this won't happen to them. Kita panjangkan doa untuk keselamatan mereka dibumi dan akhirat. Al-fatihah.

Obefiend said...

lady memphis i agree with your POV. the one alive are the ones that needed to be attended to at the moment. this kid died. but he is prolly in heaven so no need to share his death vids all over the world. isnt it taboo to show videos of dead people anyway?

Hazri said...

Yahudi claims that they launched guided missiles and rockets to targeted locations to neutralize terrorists. And those yang terkorban adalah kanak-kanak, wanita dan warga tua, so the conclusion is their guided missiles and rockets are guided to kill innocent life.

Fuck Yahudi and America.

Rima Adams said...

Omg Sani I totally remembered this video, it was years ago and was shown on the news. Live lagi...Sedih sangat!

ayau aka BEkMEnG said...

mengalah bukan bererti kalah wahai HAMAS

ayau aka BEkMEnG said...

ISrael you are just lucky coz these ARABS selfish race in this world...kalau ini terjadi pada orang MElayu...israel pasti mati

ayau aka BEkMEnG said...

just remember MAY 13 1969..malays stayed together (malay including frm indonesia) and fight the chinese